Cindy dan Madu, Banci Pembela Kebenaran di Uin.
GOWA, WASHILAH- - Setelah disakiti oleh
kekasihnya, Cindy seorang mahasiswa banci di Universitas Islam Negeri (UIN)
Alauddin Makassar, bersama kawannya Madu yang juga merupakan seorang banci akhirnya memutuskan untuk
menjadi pembela kaum lemah di Uin.
Menemui berbagai macam kejahatan seperti
penjambretan, pemalakan, pelecehan, bahkan sampai transaksi narkoba yang bahkan
telah merenggut nyawa kekasihnya sendiri, tak membuat niat kedua banci ini ciut
untuk menegakkan keadilan di Uin.
Inilah sepenggal cerita dalam film
berjudul Begundal, Hasil karya anak-anak Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni
Budaya (SB) Esa yang ditayangkan di Auditorium dalam kegiatan Workshop dan
Cinematika Pembuatan Film. Senin 18 Januari.
Selain Begundal, film lainnya yang turut
ditayangkan adalah dua film documenter hasil karya Rumah Ide, yang berjudul
Tadulako Mild dan Tawuran Mahasiswa.
Kegiatan yang bertemakan Bikin Film Itu
Gak Susah tersebut dimaksudkan agar memberikan pengetahuan, serta wawasan
kepada peserta tentang bagaimana cara dan tips-tips dalam membuat film.()







No comments:
Post a Comment