Dalam Masa Pertumbuhan

www.washilah.com |. Powered by Blogger.

Categories

Football

About

captain_jack_sparrow___vectorHello, my name is Jack Sparrow. I'm a 50 year old self-employed Pirate from the Caribbean.
Learn More →

Ads Here

Popular Posts

Three und Four

       Duduk bersantai sambil cerita masa-masa maba setahun lebih yang lalu dengan teman-teman beberapa hari lalu membuatku teringat akan masa-masa kelamku seawal kuliah dulu.
          Hari itu, entah tanggal berapa, aku juga lupa. Tuk pertama kali Aku menginjakkan kaki di kelas perkuliahan, tak lupa dengan kaki kanan duluan mengingat pesan guruku dulu. Hari itu bahagia rasanya bahkan ingin ku mengetik di handphone “Ma, anakmu telah sampai di kelas perkuliahan” saking bahagianya aku.
Duduk dan mengambil posisi di bagian belakang kulakukan hari itu untuk menghindari kemungkinan terburuk yang mungkin akan terjadi padaku, maklumlah tubuhku jika dibanding rata-rata penghuni akhwat maksudku ikhwan kelas ini aku terbilang kecil, “Ah buat jaga-jaga, entar aku dikerjai” alasanku menyingkir hari itu.
          Sibuk mengotak atik hpku dibelakang berpura-pura menyibukkan diri, seorang Wanita yang akhirnya kukenal ia dengan sebutan Mardahatillah Ismail tiba-tiba berdiri di depan kelas, entahlah aku lupa jelas apa yang ia katakan, tapi intinya ia mencoba memfasilitasi kami untuk saling berkenalan dan ditanggapi positif oleh teman-teman.
Hingga akhirnya perkenalan mengharukan itu pun dimulai, terdengar di ujung depan sana seorang wanita pun mulai memperkenalkan sekilas tentang dirinya dengan menggunakan bahasa Inggris yang luar biasa, hingga nyaris aku tak paham.
Nama, demi nama terus terdengar mengisi ruangan ini, hingga akhirnya tiba giliranku, tanganku dingin, bergetar, mungkin getarannya mencapai 2,5 skala richter.
Entahlah apa yang harus kukatakan, pikirku hari itu. Aku harus membuat kesan pertama ini menarik, aku harus tampak keren, Pun tak seorang dari mereka tahu siapa diriku My name is luqman zainuddin. Im from Sidrap and graduate from senior high school one Wattang Pulu Sidrap” ucapku dengan nada sedikit berani namun sebenarnya penuh kemalu-maluan saat memperkenalkan diriku, tak lupa mengucapkan Thankyu, thankyu, thankyu, hingga berulang ulang berharap muncul kelucuan dari tingkah bodohku ini.
          Hingga semua orang mendapatkan giliran, dan selesai, akhirnya kuanggap ini semua sia-sia karena dari 30-an lebih nama yang baru disebutkan oleh setiap pemiliknya, hanya satu NAMA saja yang bisa aku ingat. Payah. Sebagian dari mereka memiliki hal-hal yang lucu yang terjadi selama kurun waktu setahun lebih aku bersama mereka, yang nantinya akan kutuangkan juga pada bab-bab dalam tulisan ini.
Lama berlalu, akhirnya aku penat, kuputuskan untuk keluar kelas, mungkin ke WC, pikirku hari itu. Aku berjalan, berharap tak menjadi perhatian, kubuka pintu yang sedari tadi tertutup. Kulangkahkan kakiku keluar, terus dan terus hingga seorang lelaki menghentikanku. Ia duduk di lantai dengan bersandar di tembok dan kaki yang tertekuk sambil memegangi handphone nokianya, aku terhenti karena ia menghentikanku. “selesaimi di dalam” tanyanya kepadaku. Kupikir itulah akhir dari riwayatku yang baru hampir dua jam di kampus namun akhirnya…
                    

No comments:

Post a Comment