Dalam Masa Pertumbuhan

www.washilah.com |. Powered by Blogger.

Categories

Football

About

captain_jack_sparrow___vectorHello, my name is Jack Sparrow. I'm a 50 year old self-employed Pirate from the Caribbean.
Learn More →

Ads Here

Popular Posts

Kenangan itu.

-->
Aku mengenalnya Lima tahun yang lalu, saat Takdir kemudian menunjukkan kuasanya dengan mempertemukanku dengannya dan membuat kami bersama dalam satu atap di sebuah kelas kecil di SMA dulu. Aku telah menaruh hati padanya kala itu, saat pertama kali bertemu, entahlah kupikir cinta pada pandangan pertama atau apalah sejenisnya.

wajah putihnya dan caranya berbicara yang hanya sekali-kali membuat hati ini rasanya begitu merasakan sesuatu yang aneh, rasa tenang dan nyaman pun kala itu berkombinasi. hati pun rasanya tidak nyaman jika tak bertemu dengannya, walau hanya sehari. kalo nabilang orang 'nalajju'i lope'.

lama aku bersamanya, rasa ini seperti sudah membukit. semakin hari aku semakin dekat dengannya,tingkah lakunya, cara berbusananya, dan caranya memperlakukanku membuat perasaan ini rasa-rasanya hampir memasuki stadium akhir. ditambah lagi mata coklatnya yang bersinar terang seakan menusuk dalam ke hati ini.

bisa di kata ia wanita tercantik di kelas ini, semua lelaki suka padanya, mungkin karena setiap orang yang berbicara padanya selalu nyambung dengannya.  tak pilih-pilih mungkin juga menjadi alasan lain. baik dan perhatian mungkin juga alasan lain.

Sempat terlintas di benak ini untuk mengutarakan perasaanku padanya, namun apa daya bukit-bukit cinta yang sudah hampir menggunung ternyata berbanding terbalik dengan keberanianku yang hanya secuil tai kuku. hinggalah akhirnya aku pada keputusan untuk memendam rasa ini tanpa ia ketahui.

Beberapa bulan kemudian kulewati hari-hari dengannya, seakan waktu terulang kembali, rasa ingin mengutarakan perasan kepadanya kembali memuncak hingga nyaris mencapai klimaks, hingga akhirnya aku putuskan untuk menyatakan perasaan ini.

tapi  kemudian, entah siapa yang memberitahu, dan siapa yang membocorkan, sebelum aku sempat mengutarakan perasaan ini, ia ternyata tahu lebih dahulu. aku sama sekali belum mengatakan apa-apa padanya mengenai perasaanku, namun dia lebih dulu mengungkapkan sesuatu padaku. masih kuingat jelas kata-katanya

'kita berteman saja' kurang lebih seperti itulah.

saat itu kurasakan bencana dahsyat, seperti longsor, hujan, badai, petir, topan, dan gempa melanda hatiku. belum lagi sebuah tombak sepanjang 3 meter seperti menembus jantungku kalaku dengar ia telah menjalin kasih dengan seseorang.

Gila, baru kurasakan hal seperti ini. hati ini bersedih, bahkan lebih sedih jika dibanding film hachico bahkan lebih sedih lagi dari film the Way Home. ingin rasanya ku teriak dan mengatakan "mama, anakmu patah hati!!"

Kini setelah lima tahun, ia telah menjadi sesosok bidadari tak bersayap yang sering kudapati berselancar di dunia maya, ia makin cantik, makin putih dan manis. dan aku tetaap menyukainya hingga dan setelah aku menulis ini..






 


1 comment: