September,
2012 l Luqman Zainuddin.
Salah
satu keinginan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar adalah
menjadikan UIN go internasional. Atas
dasar inilah, lembaga international office
dibentuk yang diharapkan mampu memperkenalkan UIN ke dunia international.
Hal
tersebut dibenarkan kepala international
office, Andi Muhammad Ali Amiruddin MA. Menurutnya, international office merupakan lembaga yang dapat membantu
melancarkan kebijakan-kebijakan pimpinan dan jurusan-jurusan yang sifatnya international.
Lebih
lanjut, Muhammad Ali Menjelaskan, international
office juga menangani bidang kerja sama. Dalam hal ini kerja sama dengan negara-negara
barat dan timur. Meski begitu, lembaga ini tetap bekerja sama dan berkoordinasi
dengan Pembantu Rektor empat yang menangani persoalan kerja sama.
Lembaga
ini pun dinilai multi fungsi. Selain kerja sama lembaga ini turut membantu
mendatangkan dosen dari luar, seperti kedatangan dosen dari Jerman beberapa
waktu yang lalu” Seperti kedatangan dosen arsitek selama empat bulan di
fakultas Sains, dua hingga tiga hari international
office bekerja untuk membantu kelancaran ”, ungkapnya.
Tak
hanya itu, fungsi lain dari lembaga ini adalah untuk membantu segala hal yang
berkaitan dengan kegiatan di UIN, baik yang bersifat akademik, kelembagaan,
kemahasiswaan maupun kerjasama yang bersifat International.
Sementara
itu, rencananya september mendatang Dosen Bahasa dari luar akan datang ke UIN,
atas pinjaman dari The Regional English Language Office (RELO)
yang merupakan bagian dari kedutaan besar Amerika“ Internasional office terlibat untuk mengurus dan mempersiapkan
segala hal yang sifatnya administrasi dokumen, seperti koordinasi dengan pihak
imigrasi dan kepolisian yang ada di Makassar”, ujarnya saat di temui di ruang
kerjanya.
“Kalau sifatnya kemahasiswaan, misalkan
ada Mahasiswa kita yang keluar atau ada Mahasiswa internasional atau dosen yang
masuk ke UIN, itu semua nanti akan berada dibawah bantuan international office “, tambah lelaki yang saat ini menjabat
sebagai sekertaris Jurusan Ilmu Politik Fakultas Usluhuddin dan filsafat ini.
Selain
itu, jika jurusan atau mahasiswa ingin melakukan seminar internasional atau
mahasiswa ingin mendapatkan informasi mengenai beasiswa ke luar, maka international office dapat membantu“ Namun,
kami tidak dapat membantu dari segi dana ”, tandasnya.
Sementara
kabar baik bagi Mahasiswa yang punya kemampuan berbahasa asing. Pasalnya,
lembaga ini berencana merekrut Mahasiswa yang memiliki kemampuan berbahasa
menjadi humas untuk UIN“ Jadi misalkan ada dosen dari luar nanti dan butuh
seorang mahasiswa untuk mendampinginya
maka kami akan usahakan dan nantinya Mahasiswa ini akan mendapatkan
keuntungan,” harapnya.
Namun
demikian, Muhammad Ali mengakui masalah yang saat ini dihadapi adalah tidak
adanya kantor yang representatif. (*)
*Tabloid Washilah, Edisi Juni 2012







No comments:
Post a Comment