Nuffic Neso Kunjungi Uin
Uin Alauddin sebagai Universitas Islam di Sulawesi ternyata menarik perhatian
banyak penyedia beasiswa, tak hanya dari dalam bahkan dari luar negri pun
berdatangan. Terlihat dari kedatangan Marvin Bekker perwakilan Nuffic Neso Belanda
untuk Indonesia di Uin beberapa hari yang lalu. Kamis (31/05).
Bekker
menjelaskan, organisasi ini merupakan organisasi non-provit, yang ditunjuk
resmi oleh kementrian belanda yang menangani kerjasama international dibidang
pendidikan tinggi,yang juga berfungsi memfasilitasi kerjasama institusi di
bidang pendidikan tinggi antara indonesia dan belanda “fungsinya juga untuk
mensosialisasikan dan menyediakan informasi mengenai program study serta
beasiswa yang ada di belanda” ungkapnya.
Di
Belanda, lanjut Bekker, terdapat dua jenis universitas, yakni universitas untuk
Penelitian dan dan universitas Terapan, yang masing masing memiliki perbeadaan
yang sangat mencolok, seperti lamanya masa kuliah. Ia juga mengatakan jika
dibelanda terdapat banyak kesamaan dengan Indonesia, termasuk diantaranya yaitu
makanan-makanannya. Selain itu, , biaya kuliah dan kehidupan, tambahnya, di
sana sangat rendah.
Setidaknya,
menurut Bekker, ada lima jenis beasiswa yang terdapat di Belanda, yakni Netherlands Fellowship Program yang juga
turut bekerjasama dengan 61 negara selain Indonesia, StuNed yang tiap tahunnya dapat menyediakan 100 hingga 200 beasiswa
dan sasaran utamanya adalah master, provisional muda, dan kursus. Beasiswa lainnya dalah Dikti Scholarship yang bekerja sama
dengan pemerintahan indonesia dari segi pembiayaan, serta Scholarship from
Deutch University.
Pembantu
rector empat, Dr Phil Kamaruddin Amin, diakhir sesi, mengatakan mahasiswa
sekarang harus pandai-pandai melihat peluang ”beasiswa sekarang lebih mudah di
dapatkan dibanding tahun-tahun sebelumnya”.(LqZ)







well, selamat berkuliah :)
ReplyDelete