Dalam Masa Pertumbuhan

www.washilah.com |. Powered by Blogger.

Categories

Football

About

captain_jack_sparrow___vectorHello, my name is Jack Sparrow. I'm a 50 year old self-employed Pirate from the Caribbean.
Learn More →

Ads Here

Popular Posts

Malam Memilukan (bagian I)

Malam ini saya ikut pertemuan menarik di perumahan tempat saya tinggal. Bersama dua kawan serumah, saya diundang oleh om yang tinggal didepan rumah untuk berkunjung di kediamannya. 'Ayo kerumah dulu, sebentar ada acara,' ajaknya singkat. Beras yang sejak 10 menit berada pada mode cook di ricecooker akhirnya rela ditinggal, nah jadilah saya ikhlas (ini ikhlas tapi pamer) lapar-laparan memenuhi undangan si om. Pikir saya, "ini undangan makan, setidaknya ngirit sedikit anggaran yang memang sedang mengalami krisis moneter, bahkan lebih parah sejak 98". Tentu itu bukan alasan utama, ini tentang bagaimana bertetangga, menghadiri dan menghargai undangan, saya ikhlas.


Tidak lama saya akhirnya tiba di tujuan dengan selamat. Butuh 9 langkah untuk sampai di kediaman si om, menguras energi cukup banyak untuk orang yang sedang kelaparan seperti saya, tapi saya ikhlas. Sesampainya dilokasi, rupanya bukan cuma kami, dari luar tampak beberapa anak muda seperti saya sedang duduk rapi didalam rumah, seperti menunggu sedekah. Tidak butuh waktu lama, saya sadar kalau mereka ternyata mahasiswa, sama seperti saya dan kedua kawan lainnya.

Saya mengambil posisi duduk yang sedikit jauh dari rombongan, supaya leluasa jika saja tuan rumah sudah memberikan tanda untuk mulai, makan.

Beberapa menit duduk, acara tidak kunjung dimulai. Sang tuan rumah hanya mondar mandir, mempersilahkan setiap tamu untuk mengambil tempat duduk yang nyaman. Gara-gara ini, saya berusaha mengalihkan perhatian atas kegamangan rasa yang dialami perut sejak tadi dengan mencuri-curi pandang dengan tamu lainnya, mencoba mengidentifikasi, mungkin saja ada yang kenal.

Setelah cukup lama, acara makan-makan yang saya harapkan tidak kunjung dimulai, malah membuat saya curiga dan bertanya-tanya. Kenapa semua tamu hanya lelaki? Kenapa tidak ada aroma makanan? Kenapa ada papan tulis ditengah-tengah kami? Kenapa beberapa orang bercakap-cakap tentang MC, Pemateri, dan Produk, sungguh semua ini membuat perutku kecurigaanku menjadi-jadi. Semakin diperparah dengan status BM kawan serumah, isinya seperti ini

(Screen capture)


Benar saja, untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, ini prospek Multi Level Marketing (MLM), bukan acara makan-makan seperti yang saya bayangankan. Sungguh malam yang memilukan, ini PHP paling menyakitkan yang pernah saya alami. Karena lapar dan merasa tertipu, saya menghardik setiap hal yang ada diruangan itu, tentunya didalam hati. Meski begitu... berlanjut ke Malam memilukan (Bagian II)

Gowa, 15 Januari 2015

No comments:

Post a Comment